-->

Sabtu, 23 Juni 2018



Roti merupakan salah satu makanan tertua di dunia. Roti memiliki sejarah panjang yang berawal dari Mesopotamia dan Mesir. Pada awalnya gandum dikonsumsi secara langsung, pada akhirnya dapat dilumat bersama air untuk membentuk pasta. Pasta tersebut dimasak dengan menggunakan api kemudian dapat mengeras dan disimpan dalam beberapa hari. Hingga saat ini teknik dasar memasak roti seperti ini masih digunakan di berbagai negara seperti Mexico, India, negara di wilayah Timur Tengah, dan lain-lain. Sementara ragi roti ditemukan saat mereka menyimpan sedikit adonan dari hari sebelumnya dan ditambahkan pada adonan yang baru. Kemudian dikembangkan pula jenis gandum yang baru yang memungkinkan terciptanya jenis roti yang baru. 

Dari Mesir inilah bangsa Yunani mengambil teknologi pembuatan roti. Teknologi yang kemudian menyebar di seluruh Eropa dan menjadikan roti sebagai makanan yang dianggap penting oleh masyarakatnya. Di Roma bahkan roti dan gandum lebih penting ketimbang daging. Saat ini roti sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Tidak hanya berbetuk datar, kita bisa menikmati roti beraneka bentuk, rasa, dan ukuran (DB-Red)

Rabu, 11 Mei 2016


Bingung memilih makanan yang sehat untuk jantung kita? Kali ini Dapur Boga berbagi 5 makanan yang sehat untuk jantung kita. Apa saja sih?

1. Pop Corn
Gak nyangka kan jika makanan yang banyak digunakan sebagai teman nonton kita ternyata sehat untuk jantung kita. Menurut ahli nutrisi Samantha Cassetty (M.S., R.D.). "Pop Corn ternyata kaya akan polifenol: antioksidan tanaman yang mendukung kesehatan jantung."

2. Madu
Semua orang pasti mengenal madu. Cairan yang keluar dari tubuh lebah ini memang dikenal memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan. Beberapa studi menunjukkan, madu mampu mengurangi kadar kolesterol tubuh. Menurut koki dan konsultan gizi Kirsten Helle, "Madu kadang disamakan dengan gula karena rasa manisnya. Padahal madu adalah pemanis alami dan menguntungkan kesehatan jantung."

3. Telur
Ayam dengan daya jelajah tinggi dan bebas seperti ayam kampung ternyata memiliki telur dengan manfaat terbaik bagi tubuh. Seperti yang pernah dikatakan oleh pakar kesehatan holistik Ali Shapiro, " Kuning telur ayam yang memiliki daya jelajah tinggi dan bebas kaya vitamin K2 yang fungsinya seperti polisi lalu lintas yang mengarahkan kalsium ke tulang anda sehingga tidak membuat dinding arteri anda mengeras."

Setelah mengetahui ketiga makanan yang dianggap sepele namun bermanfaat untuk jantung kita diharapkan dapat membuat kita jauh lebih belajar akan manfaat makanan tersebut. Dengan kita terus belajar maka akan mendapatkan pengetahuan, dan kita tidak lagi menyepelekan manfaat dari makanan yang telah disediakan oleh Allah SWT. (DB-Red)

Mendengar kata tongseng, yang ada dibenak kita adalah sesuatu yang mengerikan karena gabungan antara tong dan seng. Tetapi, tongseng yang dimaksud bukan itu, tongseng adalah makanan sejenis gulai tapi memiliki aroma dan rasa yang lebih tajam.Perbedaan yang paling menonjol adalah dalam penggunaan dagingnya. Tongseng terbuat dari daging yang melekat pada tulang, terutama tulang iga dan tulang belakang. Biasanya tongseng diambil dari daging kambing, namun seiring berjalannya waktu tongseng juga bisa diambil dari daging ayam, sapi, bahkan kerbau. 

Untuk lebih meningkatkan rasa sekaligus pelengkap, tongseng biasanya dicampur dengan tomat, kol, bawang putih, dan berbagai sayuran lainnya sesuai selera. Bumbu dari tongseng terdiri atas garam, kecap,bawang putih, dan lada. Secara umum tongseng lebih identik dengan tempat asalnya yaitu kota Solo, Jawa Tengah. Saat ini tongseng dapat ditemukan di berbagai daerah di Indonesia terutama pulau Jawa. (DB-Red)

Jika berkunjung ke daerah Pathok Yogyakarta tentu sangat mudah menemukan sebuah makanan yang terbuat dari perpaduan kacang hijau dengan gula yang terbungkus tepung dan diberi nama Bakpia.  Sejarah panjang bakpia berawal dari masyarakat Tionghoa. Kata bakpia diambil dari dialek Hokkian, yaitu bak berarti daging, dan pia berarti kue. Dahulu bakpia memang kue yang berisi daging babi. 

Dalam perjalanannya, karena masyarakat Yogyakarta mayoritas muslim, maka daging babi tersebut diganti dengan kacang hijau, dan saat ini rasa bakpia telah dikembangkan dengan berbagai varian rasa, antara lain, kumbu kacang, keju, coklat, telo ungu, dsb.Legitnya bakpia  membuat kue ini menjadi favorit wisatawan yang berkunjung di Yogyakarta. Hingga saat ini terdapat banyak merek bakpia yang tersebar di wilayah Yogyakarta. (DB-Red)

Popular Posts

Berlangganan Melalui Email